
Pagaralam, 17 Juli 2025, PT Jasa Raharja Cabang Lahat turut ambil bagian dalam Operasi Gabungan “Patuh Musi 2025” yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resor Pagaralam. Operasi ini berlangsung mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025 dan merupakan bagian dari upaya nasional untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Kab. Pagaralam.
Operasi gabungan ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Kepolisian, Dinas Perhubungan, Bapenda, serta Jasa Raharja. Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga kelengkapan surat kendaraan.
Selain itu, operasi ini juga menyasar kendaraan yang masuk dalam kategori ODOL (Over Dimension Over Loading), yang terbukti menjadi salah satu penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.
Jasa Raharja hadir tidak hanya dalam mendampingi operasi, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang manfaat aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) serta pentingnya pembayaran pajak kendaraan tepat waktu agar tetap mendapatkan perlindungan dari Jasa Raharja.
Kepala Cabang Jasa Raharja Lahat, Arya Aditya melalui Penanggung Jawab Samsat Pagaralam Ag Pratama, menyampaikan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam operasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antarlembaga dalam menekan potensi risiko kecelakaan. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik dan pengemudi kendaraan barang, untuk tidak memodifikasi kendaraan melebihi dimensi standar maupun mengangkut muatan berlebih. Kendaraan ODOL tidak hanya merusak infrastruktur jalan, tetapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Pemerintah secara konsisten mendorong kebijakan zero ODOL sebagai langkah konkret untuk menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman. Oleh karena itu, para pengusaha angkutan dan sopir truk diharapkan dapat mendukung program ini dengan mematuhi aturan dimensi dan beban kendaraan yang telah ditentukan.
Melalui kegiatan Operasi Patuh Musi 2025, diharapkan akan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
